TIPS Buletin Asy-Syifa edisi Juni 2010

AGAR WAKTU TAK SEKEDAR BERLALU
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan saling berpesan dengan kebenaran dan saling berpesan dengan kesabaran.” (Al-‘ashr : 1-3)

Ayat di atas pasti sudah sangat sering kita dengarkan dalam majelis-majelis ‘ilmu, maupun dalam ceramah-ceramah harian. Islam, sebagai agama yang sempurna sangat memperhatikan masalah WAKTU. Sebagai seorang muslim yang baik, kita pasti ingin mengisi setiap detik yang kita miliki untuk hal-hal yang bermanfaat yang bisa berbuah pahala nantinya. Nah, ini ada sedikit tips buat antum wa antunna yang super duper sibuk dengan kegiatan perkuliahan ala kedokteran agar bisa memanajemen waktu dengan baik sehingga tugas pun kelar tepat waktu dan tentu saja nuntut ilmu syar’i tetep jalan…

1. Membuat perencanaan. Rencanakan apa saja yang akan kita lakukan baik itu dalam seminggu ke depan, dalam satu blok ke depan, atau akan lebih baik jika perencanaan dibuat dalam bentuk jadwal harian. Dengan begitu, kegiatan kita akan terstruktur dengan baik.

2. Mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Dengan begitu, kita dapat bersikap realistis terhadap tugas yang ada.

3. Mengerjakan tugas-tugas yang menjadi prioritas lebih dulu

4. Jangan menunda-nunda pekerjaan. Biasanya, kita sering menunda untuk mengerjakan tugas yang deadlinenya masih jauh. Hal ini sangat tidak dianjurkan, karena bisa berakibat pada menumpuknya tugas di satu waktu. Jika begitu, maka akan sulit untuk mengerjakan tugas dengan maksimal.

5. Jangan mengerjakan hal-hal kecil (tidak bermanfaat) yang bisa menyita waktu. Facebookan…merupakan fenomena paling booming saat ini. Ada sisa waktu sedikit saja, digunakan untuk berselancar di dunia maya ini sampai kadang-kadang lupa waktu..na’udzubillah..Padahal waktu yang sedikit itu (tapi sering) jika diakumulasikan akan menjadi buanyak, dan sebenarnya bisa kita manfaatkan untuk sekedar membaca satu dua lembar novel guyton-hall..hehe

6. Keep it simple. Tips sederhana manajemen waktu lain adalah bersikap efisien. Itu sama halnya dengan "keep it simple". Tak perlu menghabiskan waktu untuk merumit-rumitkan sesuatu. Jika suatu pekerjaan bisa dibikin sederhana, mengapa harus dibuat sulit.

7. Konsisten. Nah, ini dia yang paling penting. Kita harus konsisten dengan apa yang sudah kita tuliskan dalam perencanaan. Kalau perlu, buatlah hukuman untuk diri sendiri jika ada jadwal yang dilanggar seperti menghafal surat, infaq dan cara-cara lain yang bermanfaat dan tentu saja berpahala.

8. Evaluasi. Evaluasi apakah tugas sudah kita kerjakan sesuai jadwal. Jika belum, renungkan apa yang menjadi penyebabnya lalu ambil hikmah sebagai pelajaran di waktu mendatang.

Waktu yang telah berlalu bukan lagi milik kita. Sudah berakhir dan tak akan kembali lagi. Masa-masa yang lalu juga tinggal kenangan atau akan menjadi sejarah bagi manusia yang hidup di masa belakangan. Segala yang telah kita lakukan di masa lampau mungkin akan terlupa, hilang begitu saja dari ingatan. Meski sebenarnya ia tak akan hilang dari catatan malaikat raqiibun atiid. Tinggal bagaimana aktivitas yang kita lakukan di masa lalu, apakah kebaikan atau keburukan. Bila kebaikan yang kita lakukan maka beruntunglah diri kita. Namun bila sebaliknya alangkah celakanya kita. Syukurnya kita masih punya waktu sekarang, waktu yang lagi kita miliki ini. Artinya bila kita berbuat kejelekan di masa lampau, masih ada kesempatan bagi diri kita untuk bertobat dan memperbaiki diri. Bila masih sedikit kebaikan yang kita buat maka masih terbuka kesempatan untuk menambah jumlah amal shalih kita.

Namun demikian, ingatlah kembali bahwa sekarang adalah masa lampau bagi masa depan. Apa yang kita lakukan di masa sekarang akan menjadi masa lalu bagi masa mendatang. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita memanfaatkan waktu yang ada sekarang ini dengan beragam amal shalih. Agar catatan amal kita terisi penuh dengan kebaikan bukan keburukan.
Wallahu a’lam. (NP)

Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhu menyatakan, "Apabila engkau berada di sore hari, maka janganlah menunggu hingga pagi hari. Dan apabila engkau berada di pagi hari maka janganlah menunggu hingga sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan pergunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu." (HR. Bukhari)


download pdf file

0 komentar:

Poskan Komentar

Tafadhol antum / antunna mengkomentari posting di atas. Syukron.