rubrik info medik buletin asy syifa edisi april 2011

Atasi Stroke dengan Kurma, Bisakah?

Stroke menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Penyakit yang satu ini melibatkan dua sistem penting dalam fisiologi manusia yaitu sistem kardiovaskuler dan sistem syaraf (neurologi). Angka kejadian penderita terus meningkat. Tercatat bahwa kematian akibat penyakit kardiovaskuler menduduki tingkatan pertama. Tentu saja stroke ambil bagian dalam hal ini.
!
Penyumbatan pembuluh darah terutama pembuluh darah pada otak menjadi penyebab utama terjadinya stroke pada manusia. Penyumbatan utamanya disebabkan oleh plak-plak lemak yang disebut aterosklerosis. Adanya sumbatan ini menyebabkan suplai darah ke neuron di otak berkurang. Terjadilah iskemi yang dapat berlanjut menjadi infark, lalu nekrosis dan merusak neuron sehingga pada orang stroke terjadi gangguan pada system syarafnya. Selain itu penyakit stroke juga berkaitan dengan penyakit kardiovaskuler lainnya yaitu hipertensi dan gangguan jantung terutama penyakit jantung koroner.

Abu Dawud meriwayatkan dalam Sunan-nya dari hadits oleh Mujahid bahwa Saad berkata, “Sekali waktu, aku sakit. Rasulullah saw datang mengunjungiku dan meletakkan tangannya di tengah-tengah dadaku hingga kerusakan dinginnya tangan itu di jantungku. Beliau kemudian berkata, “Sesungguhnya engkau menderita penyakit jantung. Datangkan Al-Harits bin Kaladah dari suku Tasaqif karena ia mengetahui pengobatan. Suruh ia mengambil kurma Ajwah madinah, menggilingnya beserta bijinya dan mencekokkaannya kepadamu melalui mulut.”
Ternyata buah kurma buah yang sesuai sunnah nabi tersebut bermanfaat untuk menyembuhkan stroke dan jantung. Namun yang ingin saya ketengahkan di info medik edisi ini terbatas mengenai penyakit stroke. Kurma adalah buah padang pasir yang rendah lemak dan rendah glukosa namun tinggi fruktosa dan karbohidrat. Vitamin C, tiamin, dan niasinnya pun tinggi. Selain itu kandungan kaliumnya juga tidak diragukan lagi.

Kalium penting untuk tubuh yaitu membuat denyut jantung teratur, mengaktifkan kontraksi otot serta membantu mengontrol tekanan darah. Kalium memang secara fisiologis diperlukan untuk mekanisme terjadinya kontraksi otot rangka maupun otot jantung. Dengan kalium ini menyebabkan kontraksi jantung lebih teratur. Dengan demikian suplai darah ke seluruh tubuh termasuk otak juga akan lancar. Itulah mengapa kurma menjadi istimewa.

Apalagi beberapa penelitian membuktikan, makanan tinggi kalium bisa menurunkan resiko serangan stroke. Konsumsi kurma cukup lima butir sehari. Penelitian di Kalifornia Utara , AS pada wanita dan pria di atas usia 50 tahun. Ternyata makin banyak makanan kaya kalium yang dikonsumsi biasanya makin kecil kemungkinan orang menderita stroke. Para peneliti menyimpulkan dengan hanya makan satu porsi ekstra makanan kaya kalium (minimal 400 mg setiap hari) risiko fatal bisa diturunkan sampai 40%. Batas 400 mg itu terpenuhi dengan makan kurma kering sekitar 65 g saja atau setara dengan 5 butir kurma.

Menurut Dr. Louis Tobian, Jr., pakar penyakit darah tinggi dari Minnesota University AS, kurma juga bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung, bagaimanapun kondisi tekanan darah seseorang. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukannya bahwa konsumsi ekstra kalium bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan berfungsi normal. Keadaan ini membuat pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah.

Neuron-neuron pada otak hanya bisa bekerja jika ada suplai glukosa. Pada kurma kandungan fruktosa yang tinggi dibandingkan dengan buah lain mencukupinya. Thiamin (vitamin B1) yang cukup tinggi di kurma bermanfaat untuk memaksimalkan penggunaan glukosa pada sel-sel syaraf di otak. Ketika defisiensi thiamin glukosa yang diserap bisa turun 50-60% selain itu selubung mielin pada sel syaraf juga mengalami degenerasi dan memperberat keparahan stroke. Jantung dan vasodilatasi perifer mengalami kelemahan ketika thiamin tidak adekuat. Sedangkan niasin atau asma nikotinat pada kurma berkhasiat untuk memaksimalkan fungsi syaraf dan mencegah degenerasi.

Buah kurma, jenis tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Hal ini mampu meredakan keparahan stroke dengan membuat kondisi kejiwaannya lebih baik dan rileks.
Subhanalloh suatu paket yang cukup sinergis dalam buah kurma untuk mengatasi stroke. Ikhwatifillah sungguh sunnah Rasululloh itu memang selalu membawa hikmah demi kemashlahatan ummatnya. Wallahua’lam bishshowab [laz].

Maraji’ :
1. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 11 (Guyton & Hall)
2. Manfaat Kurma (http://www.widgeo.net/ads/redirect.php)
3. Manfaat Kurma Mengatasi Stroke (http://www.klikbatam.com)
4. Praktik Kedokteran Nabi (Ibnu Qoyyim Al Jauziah)


download artikel format pdf :

0 komentar:

Poskan Komentar

Tafadhol antum / antunna mengkomentari posting di atas. Syukron.