resume kakap 12 mei ust.hafidz

…Ad Dunya…
Ust. Hafidz

Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhu “Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir” Ibnu Umar kemudian berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati” (HR. Bukhori)
Hadits ini dapat menghidupkan hati karena di dalamnya terdapat peringatan untuk menjauhkan diri dari tipuan dunia, masa muda, masa sehat, umur dan sebagainya.

Agar selamat menjadikan dunia ini sebagai penghantar ke akhirat…
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits yang lain,
"Ada tiga hal yang mencelakakan seseorang dan ada tiga hal yang menyelamatkan seseorang. Tiga hal yang mencelakakan, 1. Kekikiran yang dita'ati, 2. Hawa Nafsu yang diikuti, 3. Kekaguman terhadap diri sendiri. Sedangkan tiga hal yang menyelamatkan, 1. Takut kepada Allah dalam keadaan sepi maupun di tengah keramaian, 2. Seimbang/sederhana menjalani hidup ini baik dalam keadaan fakir maupun kaya, 3. Adil dalam menghukumi baik ketika sedang marah (benci) maupun senang (ridho)". (HR.Al Bazzar diringkas dari Ash-Shahihah)

Penjabaran dari hadits diatas..
Tiga hal yang menyelamatkan:
a. Takwa kepada Allah dalam kondisi ramai ataupun sendiri.
Takwa kepada Allah adalah sebaik baik bekal. Kriteria orang orang yang bertakwa:
• Sedikit sekali tidur di waktu malam
• Banyak memperhatikan alam dan diri sendiri.
b. Kita diberi wasiat oleh nabi untuk bergaya hidup sederhana, baik dalam kondisi kaya maupun miskin.
Sebagai seorang muslim, sebisa mungkin kita menghindarkan diri dari gaya hidup syetan, yaitu berfoya foya, mubadzir, dan konsumtif.
c. Mengucapkan ucapan-ucapan yang benar, jujur, adil pada setiap kondisi, saat emosi maupun tidak. Seorang muslim tidak boleh termakan isu-isu propaganda. Harus mengutamakan yang haq  Tabayyun!!

Sedangkan 3 hal yang merusak adalah:
a. Hawa nafsu yang dipeerturuti
Oleh karena itu, dekatkan diri kita dengan Allah, ulang ulang terus kalimat Allah, agar syetan tidak leluasa menggoda kita.
b. Sifat kikir, tamak, pelit, medit, yang diikuti.
Orang beriman tidak boleh pelit karena sabda Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam “Tidak akan berhimpun dalam satu jiwa selama lamanya, yaitu sikap pelit dan keimanan.”
Dan kita diperintahkan Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu berbagi.
c. Rasa bangga diri seseorang terhadap dirinya sendiri.
Ujub,sombong adalah sikap meremehkan orang lain. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan menyepelekan orang lain. Hal itu menyebabkan peluang untuk mendapatkan hidayah Allah semakin sempit. Takabur, menolak kebenaran.. naudzubillahimindzalik…

Ikhwah..
Hidup kita di dunia hanyalah sementara, jadi jangan pernah sia siakan waktu kita di dunia. Kewajiban kita sungguh lebih banyak daripada waktu yang kita punya.. maka harus kita manfaatkan sebaik-baiknya.



download artikel versi pdf :

0 komentar:

Poskan Komentar

Tafadhol antum / antunna mengkomentari posting di atas. Syukron.