Info Medik : Materi Annulus

INFO MEDIK

ANNULUS’s Report (Sebuah Catatan dari Seminar Kedokteran Islam ANULUS FK UNSOED)

Materi 1 Sesi I

Prof. DR. Amin syukur, M.Ag.

“Zikir Menyembuhkan Kankerku”

Manusia terdiri dari dua unsur, yakni unsur jasmani dan unsur ruhani. Jasmani manusia terdiri dari tanah dan ekstrak tanah, sedangkan ruhaniyah manusia terdiri dari roh, akal, hati, dan nafsu. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang, baik secara psikis maupun fisik.

Kesehatan adalah karunia yang sangat berharga dari Allah kepada manusia. Dengan kesehatan, manusia dapat melakukan aktivitas dan kegiatan-kegiatan dalam kehidupannya sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup. Kesehatan manusia tidak hanya berhubungan dengan keadaan pisik saja, melainkan juga berhubungan dengan keadaan psikis (kejiwaan). Jasmani dan rohani manusia sebagai satu kesatuan membentuk diri manusia seutuhnya, sehingga kondisi yang satu akan mempengaruhi kondisi yang lainnya.

Terdapat hubungan yang erat antara kejiwaan (psikis), syaraf (neuron) dan kelenjar hormon (endokrin). Dalam tubuh manusia terdapat syaraf yang mengendalikan sistem hormon. Syaraf ini tergantung dengan kondisi kejiwaan. Jika kondisi kejiwaan seseorang tenang, sabar dan sebagainya akan menyebabkan syaraf tersebut menghasilkan hormon yang baik. Sebaliknya, apabila kondisi psikisnya tidak baik, maka syaraf tersebut akan menghasilkan hormon yang tidak sehat, yang pada akhirnya membuat tubuh rentan terjangkit penyakit. Maka dapat disimpulkan bahwa ketiga aspek ini (psycho-neuro-endokrin) haruslah seimbang dan dalam keadaan yang sehat.

Dengan demikian kondisi psikis (kejiwaan) yang sehat dalam aspek psycho-neuro-endokrin secara umum dapat mengendalikan kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh akan meningkat manakala faktor psikis dalam jaringan tersebut semakin meningkat, dan sebaliknya kekebalan tubuh akan menurun apabila kondisi psikis juga menurun. Pada akhirnya penurunan kekebalan tubuh akan memudahkan penyakit menjangkiti tubuh manusia.

Sementara bagi pasien penderita sakit, ketenangan jiwa (psikis) ini tentu akan lebih memudahkan bagi proses penyembuhan. Motivasi-motivasi yang menumbuhkan ketenangan, rasa sabar dan semangat hidup yang tinggi akan membantu menguatkan aspek psycho-neuro-endokrin sehingga memudahkan tubuh dalam memroses obat-obatan yang diberikan guna pemulihan kesehatan.

Dalam agama Islam banyak sekali tuntunan dan ajaran-ajaran yang menunjukkan proses penguatan psikis (kejiwaan) manusia melalui penghayatan spiritual terhadap ajaran-ajaran dan ritual dalam agama Islam, di antaranya adalah menanamkan prinsip tauhid secara mendalam dan terhayati dalam kehidupan seseorang. Harus mempunyai keyakinan sakit dan sembuh adalah dari Tuhan, sedang selain-Nya seperti dokter dan lain sebaginya adalah sekedar perantara.

Untuk menguatkan hati yang penuh dengan ketauhidan, sikap hati dengan dzikir, sabar, qana’ah, ridla, tawakal, dan sebagainya dalam arti aktif berkhtiar, maka akan dapat membawa kepada ketenangan dan kekuatan jiwa. Dengan demikian akan menjadi lebih lengkap bilamana pelayanan medis dan psikis dilakukan sekaligus bersama-sama guna saling melengkapi upaya pelayanan terhadap pasien.

0 komentar:

Poskan Komentar

Tafadhol antum / antunna mengkomentari posting di atas. Syukron.