Tafsir Surat Al-Qadr

Oleh: Ustadz Dzulqarnain

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.*
2. Dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu?
3. malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar.

*) Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr Yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya Al Quran.

Tafsirnya:
Dia adalah surat Makkiyah menurut sejumlah mufassirin , sebagian ulama mengisyaratkan kebanyakan ahli tafsir walau juga ada yang berpendapat bahwa ia termasuk surat Madaniyan, ini pendapat Sya’labi. Berisi tentang Lailatul Qadr yang pada nya diturunkan al Qur’an dan disebutkan keutamaan-keutamaannya .

Ayat 1.
Makna : -nya yakni al Qur’an
Disebut Lailatul Qadr, Qadr menunjukkan kemampuan atau kadar yang lebih.
Dari kata qodr (disukun huruf dal-nya)

Makna Lailatul Qadr:
1. Secara bahasa : Keagungan dan kebesaran malam itu, contoh : fulanun qodarun : si fulan memiliki qodar. Artinya dia memiliki kedudukan/kemuliaan. Imam Az Zuhri dan lainnya : Lailatul qadr dikatakan Lailatul qadr karena malam ini memiliki kemuliaan, yang ditunjukkan dengan ayat: “malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”

Siapa yang dapat kedudukan Maknanya :
a. Pelaku , siapa yang beramal di malam ini dapat kedudukan yang agung.
b. Jenis amalan: semua jenis amal dilipatgandakan pahalanya, sama seperti 1000 bulan, 1 sholat sama kedudukannya seperti 1000 bulan sholat.

2. Malam penakdiran, Allah menakdirkan ketentuan dan takdir hingga tahun yang akan datang, Firman Allah : “pada malam itu dibagi (diperinci segala perkara ) Yakni ketentuan dan takdir.”

3. Penyempitan:
Al qodar kadang bernama penyempitan, maknanya :
a. sebab pada malam itu bumi menjadi sempit dipenuhi para malaikat yang turun dan memenuhi bumi itu . “Sesungguhnya para malaikat pada malam itu yang berada di permukaan bumi lebih banyak dari jumlah kerikil. “ (Imam Ahmad dihasankan Syaikh Albani)

b. Sebab ia sulit diketahui kapan terjadinya dan kapan ditetapkannya. (fathul Bari’)

4. Allah menurunkan Alqur’an yang mempunyai kedudukan diturunkan pada rasul yang punya kedudukan, kekhususan bagi umat islam yakni ada umat yang mempunyai kedudukan.

Keempat makna diatas mungkin sebagai makna lailatul qadar.
Dalam surat ini Allah mengisyaratkan 3 sisi yang menunjukkan Keagungan Al Qur’an :

a. penurunan al Qur’an disandarkan kepada Allah Ta’ala langsung (ayat 1)
b. menggunakan kata –nya saja (ayat 1) , karena telah dikenal yakni Al-Qur’an yang sangat agung dan besar.
c. diturunkan dimalam lailatul Qadr, malam yang paling utama untuk kaum mukminin.

Dalam Surat Al-Furqan dijelaskan bahwa al-Qur’an diturunkan secara terpisah, sedikit demi sedikit, sedang di ayat ini terkesan turun sekaligus. Tidak ada pertentangan pada keduanya. Pemahamannya diarahkan kepada makna :

1. Awal turun al-Qur’an pada malam lailatul qadr dan seterusnya turun secara bertahap kepada nabi Muhammad.

2. Diturunkan sekaligus ke langit lalu secara bertahap ke nabi Muhammad Ayat 2
dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu?( Al qadar:2)
wamaa adrooka : Rasulullah telah mengetahuinya
wamaa idriika : Rasulullah sebelumnya belum mengetahuinya.

Ditekankan kembali keagungan malam ini .

Ayat 3.
Lebih dari 1000 bulan = 86 tahun (yang benar 83,33 tahun –ed)

Ayat 4.
Malaikat turun dalam jumlah yang sangat besar bersama ar ruh (malaikat Jibril ‘alaihissalam ) dengan ijin (perintah) Allah ta’ala dengan membawa segala perintah .

Ayat 5.
Keselamatan : al khoir ( kebaikan), yakni semuanya kebaikan .
a. Keselamatan terkait dengan ayat sebelumnya , yakni semua perintah berisi kebaikan
b. Terdapat keselamatan pada awal malam sampai terbitnya fajar, masuknya waktu subuh .
Rasulullah bersabda : “ … pada bulan itu terdapat sebuah malam yang lebih baik dari 1000 bulan, siapa yang diharamkan kebaikan dari malam itu maka diharamkan baginya segala jenis kebaikan …” (di Shahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Rasulullah juga bersabda ,“Siapa yang berdiri pada malam lailatul qadr karena keimanan dan mengharapkan pahala, ikhlas karena Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasul perintahkan kita untuk mencarinya:
Hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Carilah lailatul qadr pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan.”

Khusus untuk umat islam atau juga umat sebelumnya ???
Ini adalah kekhususan untuk umat islam. Lailatul qadr merupakan keutamaan bagi umat islam sampai hari kiamat. Pasti umat islam melaluinya setiap bulan ramadhan sampai hari kiamat. Tidak ada yang menyelisihinya kecuali orang-orang Syiah.

Bisakah Lailatul Qadr dilihat ???
Kalau kita mencermati hadits rasulullah , maka kita akan nmengetahui bahwa lailatul Qadr dapat dilihat baik dalam mimpi atau dengan tanda-tandanya. Ibnu Umar berkata, “Sesungguhnya kelompok laki-laki dari sahabat diperlihatkan pada mereka malam lailatul Qadr di 10 (saya kira yang benar 7- ed) hari terakhir, Rasulullah bersabda : “Saya lihat mimpi-mimpi kalian ini, telah sepakat bahwa malam lailatul Qadr pada 7 hari terakhir, Siapa yang ingin mencarinya, maka hendaklah ia cari di 7 malam terakhir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah bersabda, “Saya di perlihatkan malam lailatul Qadr, lalu aku dibangunkan sebagian istriku, maka aku lupa malam itu tepatnya dimana, maka carilah ia di sepuluh malam terakhir.” (HR Muslim dari Abu Hurairah)

Ini hal yang nampak dari hadits.

Ibnu Taimiyah: “Allah kadang memperlihatkan kepada manusia dalam tidurnya atau dalam keadaan terjaga dia melihat cahaya atau melihat orang ada yang bicara , kadang allah membuka hati apa yang disaksikan hal yang dengannya perkara itu Nampak.“

Imam nawawi: “Malam lailatul qadr dilihat bagi orang yang dikehendaki “

“Yang ma’ruf dari kalangan ulama bahwa malam ini dilihat secara hakikat”( Al “ila’ )

Malam ini adalah malam yang paling afdhol dari semua malam dalam setahun, lebih afdhol dari malam jum’at dan lebih baik dari 10 malam pertama bulan dzulhijjah.

Lailatul qadr pernah terangkat karena ada 2 orang yang bertengkar di malam
itu, yakni TERANGKAT PENENTUANNYA.

Hikmah dirahasiakan waktunya :
Manusia akan bersemangat dan giat beribadah pada malam-malamnya, dengan menjaga dirinya di atas ketaatan dan meninggalkan maksiat serta hal-hal yang melalaikannya.

Tanda –tanda :
1. Saat matahari terbit di pagi harinya, tidak menyilaukan mata. (TANDA YANG PALING JELASNYA) (HR Muslim dari Hadits Ubaid bin ka’ab )

2. Bulan muncul seperti pecahan baskom (tempat untuk menyimpan adonan). (HR. Muslim dari Abu Hurairoh )

3. Malam yang jernih, bulan tenang, tidak dingin dan tidak panas (ada pembahasan dalam hadits ini, kelemahannya ) (hadits Ubadah bin Shamit )

Tanda-tanda ini tidak harus terkumpul semua, kadang tanda ini kadang lainnya.

Kapan???
Malam lailatul qadr kebanyakan hadist menyebutkan di 10 malam terakhir pada malam-malam ganjil dan yang paling diharapkan pada malam 27 (tapi tidak pasti).

Hendaknya memperbanyak di Sepuluh malam yang terakhir :
1. memperpanjang sholat lail , Sholat tarawih dan sholat malam
2. Al Qur’an, ini adalah diantara ibadah yang paling afdhal
3. Memperbanyak do’a
4. I’tikaf

Siapa yang mau umroh maka dia dapat melakukannya selama bulan ramadhan, tidak ada pengkhususan di dalamnya untuk melakukan di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. .

Wallahuta’ala A’lam. Inilah sebagian pembahasan yang berkaitan dengan lailatul Qadr.

Download rekaman kajian :

Penutup :
Ini merupakan transkrip dari kajian ustadz Dzulqarnain tebtang tafsir surat Al-Qadr.
Pentranskrip : Abdurahman B W
Jika ada kesalahan mohon dimaafkan, dan disampaikan kepada :
baharudinwahida@gmail.com

download pdf file

0 komentar:

Poskan Komentar

Tafadhol antum / antunna mengkomentari posting di atas. Syukron.