Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Palestina?

Agresi militer Israel adalah bukti konkret bahwa mereka dan AS merupakan teroris sejati. Merekalah yang paling tidak menghargai HAM dan nyawa manusia. Namun demikian, apa yang bisa kita lakukan untuk Palestina?

Tazkiyyatun Nafs: Qolbun

Hubungan hati dengan organ-organ tubuh lainnya, laksana raja yang bertahta di atas singgasana yang dikelilingi para punggawanya. Seluruh anggota punggawa bergerak atas perintahnya. Dengan kata lain, bahwa hati itu adalah pengendali dan sekaligus sebagai pemberi komando terdepan yang setiap anggota tubuh berada di bawah kekuasaannya. Di hati inilah anggota badan lainnya mengambil keteladanannya, baik dalam ketaatan atau penyimpangan. Organ-organ tubuh lainnya selalu mengikuti dan patuh dalam setiap keputusan.

Nabi saw bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila daging itu baik maka baiklah tubuh manusia itu, akan tetapi bila daging itu rusak maka rusak pula tubuh manusia. Ketahuilah bahwa sesungguhnya segumpal daging itu adalah hati.”[HR. Bukhari-Muslim].

Semut Hitam di Atas Batu Hitam

Syirik yang ada di tengah-tengah umat ini lebih tersembunyi dari jalannya semut hitam di atas batu hitam di tengah kegelapan malam” (HR Imam Ahmad, hadits hasan). Kesyirikan merupakan hal yang sungguh amat berat pertanggungjawabannya. Karena syirik berarti bahwa kita telah menyekutukan Allah dengan sesuatu. Dan sungguh Allah tidak butuh sekutu dari siapa pun. “Sungguh Allah tidak membutuhkan sekutu-sekutu yang membantuKu. Maka barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang di dalamnya ia menyekutukanKu dengan selainKu, niscaya Aku akan meninggalkan dirinya dan sekutunya” (HR Muslim).

Dan begitu banyak suatu amalan menjadi yang tidak bermakna karena niat dan begitu banyak suatu amalan kecil menjadi besar karena niat. Dalam tausyah kali ini membahas syirik tersembunyi yaitu riya. Suatu penyakit hati yang sulit diobati dan dihindari kecuali oleh orang-orang yang bersunggug-sungguh dalam menjaga hatinya.

Tergoda Pacaran

“Hari ini kita putus!!!” teriak John sambil menutup gagang telepon dengan kesal. Di suatu sudut kamar yang lain terlihat Mona memegang Hp-nya sambil menangis. “Kalo begini aku ingin mati saja…”

Pernahkah Anda mengalami hal diatas? Jika jawaban Anda iya, maka Anda harus berpikir berulang kali untuk mencari pacar baru. Banyak kasus pacaran dikalangan remaja berakhir tragis dengan pembunuhan, penipuan, atau bahkan bunuh diri berjamaah. Janji sehidup semati seakan menjadi tonggak penopang hubungan mereka. Namun, janji tinggallah janji. Tanpa ridho Ilahi, semuannya takkan berarti.

Sebagian remaja lain berpendapat, pacaran merupakan sarana untuk mengenal lebih dalam calon istri/suami yang akan kita nikahi, bagaimana perilakunya, kelebihan dan kekurangannya, bahkan apa saja hal-hal yang disukainya. Itu pendapat mereka. Seakan manis ditelinga. Tapi apakah seefektif itu kenyataannya? Emm.....

Dan Dijadikan Dunia Indah di Mata Kalian

Apakah antum ingin selalu awet muda, sehat, kaya, dan tidak akan mati? Jika antum menginginkan itu, maka bukan di dunia tempatnya tapi di akhirat. Kehidupan dunia ini telah Allah ciptakan untuk sebuah penderitaan dan kefanaan. Allah saja menyebutnya sebagai “main-main”, senda gurau, dan penuh tipu daya.

Pernah ada seorang penyair yang hidup tanpa uang dan tidak punya apa-apa, padahal dia sedang dalam puncak keemasannya. Dia pernah berusaha mencarinya tapi tak mendapatkannya. Pernah mencoba menikahi seorang gadis tapi gagal. Namun setelah usianya sudah lanjut, rambutnya telah beruban, dan tulang-tulangnya telah mulai rapuh, harta yang datang sendiri kepadanya dari mana saja tanpa susah payah mencarinya, istri tak susah didapat juga tempat tinggal. Allah swt berfirman dalam Q.S: Al-Ankabut ayat 46 : “Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.”

Dakwah ini Bukan Ibarat Lilin

Apakah anda tahu tentang lilin? Ya, pasti anda sudah paham, lilin adalah suatu bahan yang terbakar untuk memberi penerangan di suatu tempat yang gelap. Akan tetapi, coba lihat, bagaimana dengan kondisi dirinya sendiri? Terbakar bukan? Dan akhirnya habis, dan tak mampu memberikan penerangan lagi….

Di sisi lain, ada seseorang yang berdakwah, menyeru kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, tetapi dia sendiri mengingkari apa yang dia serukan dengan perbuatannya, dia malah mengerjakan yang mungkar dan tidak melaksanakan yang makruf. Coba bandingkan dengan kondisi lilin diatas, hampir sama bukan? Dia sendiri merugi dengan perbuatannya sendiri…

Coba kita buka Firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 44, “Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca alkitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?” Qatadah berkata dalam menafsirkan ayat diatas, “Dahulu Bani Israil menyuruh manusia berbuat ketaatan, takwa dan kewajiban, tetapi mereka menyelisihinya. Maka Allah ‘azza wajalla mencela mereka.”

Keutamaan Ilmu Dien

Ilmu dien (agama)

Mengapa kita harus mencari ilmu dien???
1. Ilmu dien adalah warisan dari para nabi
2. Orang yang berilmu adalah pewaris para nabi
3. Akan dimintakan ampunan atas dosa-dosanya oleh para binatang-binatang di muka bumi
4. Dimudahkan jalan ke jannah, karena dengan menuntut ilmu dien merupakan salah satu jalan terdekat ke jannah)
5. Ilmu dien akan memimpin dan menjaga hidup seseorang

Headline Mading (Maret 2011)

Be An Extraordinary Muslimah

Apa sih Extraordinary Muslimah?

Extraordinary muslimah, kalo untuk ukuran zaman sekarang nih ya, “Kuliah Sukses, Ibadah OK, Organisasi lancaaar”. Pokoknya “sukses dunia akhirat” deh, Habluminallah dan Habluminannas-nya gak usah diragukan lagi. Tapi apa bisa semudah itu?

Biar semua imbang, perlu banget yang namanya management waktu.

1. Jangan Pernah menangguhkan apa yang bisa diselesaikan hari ini atau malah sekarang ini juga.

2. Buat skala prioritas dalam 4 kuadran, pilah-pilih mana yang penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak, dan tidak penting-tidak mendesak.

3. Fokus pada hasil.

4. Buat timeline, letakkan ditempat strategis yang sering dilihat.

5. Bersikap Tegas.

Ada saat dimana kita harus tegas menolak segala yang menganggu kita menyelesaikan tugas.

6. Jadwalkan waktu rileks

Ini nih yang simple tapi penting. Hindari stress karena aktivitas yang berlebihan.

Tapi jangan lupa yaaaa, segala aktivitas yang kita lakukan harus berlandaskan lillahita’ala J

Keutamaan Ilmu

Amalan ibadah yang berpahala paling besar :(Al hadits)
1. Menuntut ilmu syar’i (dien/agama)
2. Berjihad di jalan Allah SWT.

A. Pengertian
bahasa :
1. lawan kata dari jahil (bodoh)
2. mengetahui sesuatu sampai dengan hakikatnya.

istilah : sesuatu yang turun dari langit ke bumi dari Allah SWT. kepada nabi Muhammad SAW. berupa al qur’an dan as-sunnah ataupun ilmu-ilmu syariat yang disimpulkan dari keduanya.

B. Orang yang berilmu
mufrod (tunggal) : Alim
jamak (plural) : Ulama’