2. Aku tahu bahwa rezekiku tidak akan dimakan orang lain, maka tenteramlah jiwaku. Aku tahu bahwa amalku tidak akan dilakukan orang lain, maka akupun disibukkannya. Aku tahu bahwa kematian akan datang tiba-tiba, maka segera aku menyiapkannya. Dan aku tahu bahwa diriku tidak akan lepas dari pantauan Allah, maka aku akan merasa malu kepadaNya.
Harus diakui, hidup dengan berjuta-juta masalahnya memang tak mudah dijalani. Tapi, mau bagaimana lagi, kita sudah ‘terlanjur’ hidup. Maka yang akan harusnya dibahas adalah bagaimana membuat hidup menjadi lebih mudah. Toh, terus berkeluh kesah pun juga tak kan menyelesaikan masalah. Tak jarang, dalam menghadapi masalah itulah ‘nilai’ kita sebagai seorang hamba Allah dipertaruhkan.
1. Menangis akan membersihkan mata dari segala bentuk racun atau debu yang menempel padanya.
Label: renungan
Label: renungan
siang ini
membaca tulisan seorang kawan
dan aku ingat ibnul jauzy
***
“andai seseorang berma’shiat”, kata beliau
“disebab syahwat
aku masih punya harapan tinggi
bahwa Allah akan mengampuni
tapi dia yang sombong dan keras kepala
berdosa dan merasa diri baik-baik saja
aku takut..”
***
Label: renungan
kita hidup di tengah-tengah khalayak
yang selalu berbaik sangka..
alangkah berbahayanya
terlalu percaya pada baik sangka mereka
membuat kita tak lagi jujur pada diri
atau menginsyafi, bahwa kita tak seindah prasangka itu
tapi keinsyafan membuat kadang terfikir
bersediakah mereka tetap jadi saudara
saat tahu siapa kita sebenarnya
kadang terrasa, bersediakah dia tetap menjadi sahabat
saat tahu hati kita tak tulus, penuh noda dan karat
dan.. bersediakah dia tetap mendampingi kita di sepanjang
jalan cinta para pejuang
ketika tahu bahwa iman kita berlubang-lubang
Label: renungan
Tetapi keajaiban itu tak datang serta merta di hadapannya. Meski Allah bisa saja menunjukkan kuasaNya dalam satu kata “Kun!”, kita tahu, bukan itu yang terjadi. Ibrahim harus bersipayah untuk menangkap lalu mencincang empat ekor burung. Lalu disusurnya jajaran bukit-berbukit dengan lembah curam untuk meletakkan masing-masing cincangan. Baru dia bisa memanggilnya. Dan beburung itu mendatanginya segera.
Label: renungan
Ikhlas artinya memurnikan tujuan bertaqarrub kepada Allah dari hal-hal yang mengotorinya. Bisa juga diartikan bahwa ikhlas itu adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam bentuk ketaatan. Sebenarnya, mengapa kita perlu berbuat ikhlas dalam kehidupan kita? Sebab, ikhlas merupakan syarat diterimanya amal shaleh yag dilaksanakan sesuai dengan sunnah Rasululah SAW. Allah SWT berfirman di Al-Bayyinah ayat 5 yang artinya insya Allah sebagai berikut:
“Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien (agama) kepadaNya, lagi bersikap lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5)
