Tampilkan postingan dengan label mading SKI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mading SKI. Tampilkan semua postingan

[Mading Syi'ar] Hati-hati, NII!

2nd release Mading Syi'ar download here

Headline Mading (Ed.1 Maret 2011)

Be An Extraordinary Muslimah

Apa sih Extraordinary Muslimah?

Extraordinary muslimah, kalo untuk ukuran zaman sekarang nih ya, “Kuliah Sukses, Ibadah OK, Organisasi lancaaar”. Pokoknya “sukses dunia akhirat” deh, Habluminallah dan Habluminannas-nya gak usah diragukan lagi. Tapi apa bisa semudah itu?

Biar semua imbang, perlu banget yang namanya management waktu.

1. Jangan Pernah menangguhkan apa yang bisa diselesaikan hari ini atau malah sekarang ini juga.

2. Buat skala prioritas dalam 4 kuadran, pilah-pilih mana yang penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak, dan tidak penting-tidak mendesak.

Kasing Sayang Dalam Pandangan Islam

Tidak usah menunggu Hari Valentine untuk mengekspresikan rasa kasih sayang kepada orang lain. Dalam pandangan Islam, setiap hari adalah hari kasih sayang, hari untuk menebarkan rahmat kepada sesama muslim. Islam pun sangat memperhatikan rasa ’kasih sayang’ ini. Bahkan, kasih sayang dalam Islam tidak hanya bagi sesama manusia, akan tetapi kepada hewan, lingkungan sekitar dan lain sebagainya. Mau tahu buktinya? Berikut bukti-bukti bahwa Islam—yang tercermin dalam Al-Qur’an dan Sunnah—sangat memperhatikan ’kasih sayang’:

6 Kerusakan Hari Valentine

Kerusakan Pertama: Merayakan Valentine Berarti Meniru-niru Orang Kafir

Agama Islam telah melarang kita meniru-niru orang kafir (baca: tasyabbuh). Larangan ini terdapat dalam berbagai ayat, juga dapat ditemukan dalam beberapa sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hal ini juga merupakan kesepakatan para ulama (baca: ijma’).



Dalam sebuah hadits, Rasulullah menjelaskan secara umum supaya kita tidak meniru-niru orang kafir. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [hal. 1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman dalam Irwa’ul Gholil no. 1269).



Telah jelas di muka bahwa hari Valentine adalah perayaan paganisme, lalu diadopsi menjadi ritual agama Nashrani. Merayakannya berarti telah meniru-niru mereka.



Sejarah Hari Valentine

Banyak kalangan pasti sudah mengenal hari valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day). Hari tersebut dirayakan sebagai suatu perwujudan cinta kasih seseorang. Perwujudan yang bukan hanya untuk sepasang muda-mudi yang sedang jatuh cinta. Namun, hari tersebut memiliki makna yang lebih luas lagi. Di antaranya kasih sayang antara sesama, pasangan suami-istri, orang tua-anak, kakak-adik dan lainnya. Sehingga valentine’s day biasa disebut pula dengan hari kasih sayang.