Tampilkan postingan dengan label ikhlas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikhlas. Tampilkan semua postingan

Semut Hitam di Atas Batu Hitam

Syirik yang ada di tengah-tengah umat ini lebih tersembunyi dari jalannya semut hitam di atas batu hitam di tengah kegelapan malam” (HR Imam Ahmad, hadits hasan). Kesyirikan merupakan hal yang sungguh amat berat pertanggungjawabannya. Karena syirik berarti bahwa kita telah menyekutukan Allah dengan sesuatu. Dan sungguh Allah tidak butuh sekutu dari siapa pun. “Sungguh Allah tidak membutuhkan sekutu-sekutu yang membantuKu. Maka barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang di dalamnya ia menyekutukanKu dengan selainKu, niscaya Aku akan meninggalkan dirinya dan sekutunya” (HR Muslim).

Dan begitu banyak suatu amalan menjadi yang tidak bermakna karena niat dan begitu banyak suatu amalan kecil menjadi besar karena niat. Dalam tausyah kali ini membahas syirik tersembunyi yaitu riya. Suatu penyakit hati yang sulit diobati dan dihindari kecuali oleh orang-orang yang bersunggug-sungguh dalam menjaga hatinya.

Makna Ikhlas

Ikhlas artinya memurnikan tujuan bertaqarrub kepada Allah dari hal-hal yang mengotorinya. Bisa juga diartikan bahwa ikhlas itu adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam bentuk ketaatan. Sebenarnya, mengapa kita perlu berbuat ikhlas dalam kehidupan kita? Sebab, ikhlas merupakan syarat diterimanya amal shaleh yag dilaksanakan sesuai dengan sunnah Rasululah SAW. Allah SWT berfirman di Al-Bayyinah ayat 5 yang artinya insya Allah sebagai berikut:

“Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien (agama) kepadaNya, lagi bersikap lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5)