AKIDAH Buletin Asy-Syifa edisi Mei 2010

MACAM-MACAM TAUHID

Tauhid adalah mengesakan Allah Subhanahu wata'ala dengan beribadah kepada-Nya semata. Ibadah merupakan tujuan penciptaan alam semesta ini. Allah Subhanahu wata'ala berfirman, "Dan Aku (Allah) tidah menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
menyembahKu
." (Adz-Dzaariyaat: 56)

Maksudnya, agar manusia dan jin mengesakan Allah Subhanahu wata'ala dalam beribadah dan mengkhususkan kepadaNya dalam berdo'a.

Tauhid berdasarkan Al-Qur'anul Karim ada tiga macam:

Karakteristik Kesungguhan Tinggi (Himmah 'Aliyah)

1. Orang yang memiliki kesungguhan tinggi itu tidak akan hilang/melemah tekadnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah, ”Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya” (QS Ali Imran: 159)

2. Orang yang memiliki kesungguhan tinggi itu tidak akan rela jika tidak mendapatkan apa yang ditujunya. Maka jika kita berniat untuk mendapatkan ridho Allah dengan dimasukkan ke Jannah-Nya, maka bersungguh-sungguhlah walau bagaimanapun keadaannya.

Tips Menghadapi Stress

Stress adalah bagian dari kehidupan manusia. Benda hidup maupun yang mati dapat menjadi sebuah pemicu stress. Bahkan perasaan negatif yang ditimbulkan sendiri oleh penderita dapat pula menjadi pemicu... So, seenak apapun kehidupan seorang manusia, stress tidak akan pernah terlepas dari diri seorang manusia. Nah, mau tau gimana mengelola stress? Simak beberapa tips berikut ini...

Mengapa engkau perlu menangis, wahai kaum laki-laki? Jika saja engkau mengetahui manfaat menangis dan nilai air mata serta faedah-faedah kesehatannya, maka tentu engkau akan lebih memilih untuk menangis lebih banyak. Alasannya :

1. Menangis akan membersihkan mata dari segala bentuk racun atau debu yang menempel padanya.

2. Dengan menangis, perasaan emosi, rasa sedih, marah, dengki, dan perasaan-perasaan lain yang seringkali menimpa manusia akan lebih terjaga.

Sabar Karena Allah

Kata Ash-Shabr secara bahasa yakni mencegah atau menahan. Secara istilah yaitu menahan jiwa dari kerisauan dan menjaga mulut dari mengadu, serta menjaga anggota tubuh dari perbuatan yang dimurkai Allah. Firman Allah SWT, “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang yang menyeru Tuhannya” (Q.S. Al-Kahfi: 28).

Mengenai sabar, Allah menyebutkan dalam enam belas (16) jenis penggunaan, yaitu:

1. Allah memerintahkan kita untuk bersabar.
Al-Baqarah: 153
Al-Baqarah: 45
Ali Imran: 200
An-Nahl: 128

Poloshirt FULDFK Dew IV

Sebagai identitas bagi semua mahasiswa muslim FK se-Jateng-DIY...

Agar saling mengenal...

Untuk ikatan persaudaraan yang kuat...

Berukhuwah Menjawab Tantangan


Nasihat Mempelajari dan Menyampaikan Ilmu

1. Niat ikhlas karena Allah SWT dalam menuntut ilmu.


2. Tabah dan sabar dalam menuntut ilmu, karena orang yang tidak tabah dalam kerendahan atau susah payah belajar yang hanya sesaat, maka ia berada dalam kerendahan kebodohan selama-lamanya. Jika kamu duduk ketika masih kecil, maka kamu melakukannya karena suka. Namun ketika kamu besar, maka kamu akan duduk karena terpaksa.


3. Dikatakan kepada Musa, ”Wahai putra Imran, belajarlah ilmu pengetahuan untuk kamu amalkan dan janganlah kamu mempelajarinya untuk sekedar berbicara, sehingga kamu akan memperoleh kekosongannya sedangkan orang lain akan mendapatkan cahayanya.”


Keutamaan Masjid Al-Aqsa

Bagian dari Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam
Kebanyakan dari kita tentunya banyak yang sudah hafal ayat pertama QS Al-Isra’. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Maha suci Dzat yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang Kami berkati sekelilingnya, agar Kami memperlihatkan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Subhanallah! Ayat ini benar-benar memberikan gambaran yang jelas mengenai tautan antara Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa. Diperjalankannya Rasulullah saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa memberikan pesan kepada umatnya bahwa kedua masjid tersebut memiliki tautan yang sedemikian erat. Allah tidak menaikkan Rasulullah ke langit langsung dari Masjidil Haram. Dia memperjalankan beliau terlebih dahulu ke Masjidil Aqsa, baru kemudian menaikkan beliau ke langit. Masjidil Haram adalah titik tolak Isra’, sedangkan Masjidil Aqsa adalah titik tolak Mi’raj. Ini saja sudah memberikan pesan yang amat jelas mengenai keutamaan Masjidil Aqsa. Masjid tersebut, sebagaimana Masjidil Haram, adalah bagian dari Islam dan milik umat Islam.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengajarkan bagaimana hubungan muslim yg satu dengan yang lainnya, sebagaimana hadits - hadits berikut ini:

1. Abdullah bin Umar Radhiallahu ‘anhu mengatakan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Orang muslim adalah saudara bagi saudaranya yang lain, tidak berbuat zalim kepadanya dan tidak menghinakannya. Barang siapa peduli pada kebutuhan saudaranya, maka Alloh akan memenuhi kebutuhannya. Barang siapa menghilangkan kesusahan seorang muslim, maka Alloh akan menghilangkan kesusahannya pada hari kiamat kelak. Dan barang siapa menutup aib seorang muslim, maka Alloh akan menutup aibnya pada hari kiamat kelak. ( Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)